Main Trompet Asyik-Asyik Aja

Meski suaranya apik, merdu-mendayu, meniup trompet sepertinya perlu ngeden, sehingga bikin kita ciut nyali, enggan untuk mencoba, khawatir menderita turun berok, terutama buat laki-laki. Padahal kalau tahu siapa dia dan paham cara meniupnya, bermain selompret ternyata mengasyikkan.

Penulis: Yo. Prihardianto, penyuka alat musik tiup, di Jakarta

Di sebuah lapangan rumput, seorang mayoret terlihat tengah beraksi memimpin barisan marching band. Bodinya yang sintal semampai bak peragawati berbalut kostum mini berhias rumbai-rumbai itu mampu menyedot habis perhatian penonton. Terutama kaum cowok jomblo. Tongkat komandonya sesekali dilempar tinggi ke udara, dan … hap! … Lalu ditangkap.

Barisan marching band itu terdiri dari beberapa kelompok, di antaranya peniup trompet. Trompet-trompet yang dimainkan itu tampak serba mengkilat, mengesankan kilau logam saat tertimpa sinar Matahari. Berkilau, karena memang mereka terbuat dari logam, yaitu bahan kuningan yang dilapis krom, berwarna perak atau emas. Karena metal kuningan itulah alat musik tiup trompet dijuluki alat musik tiup logam alias brasswind. Julukan ini berlaku untuk seluruh keluarga trompet lainnya seperti cornet, corno, french horn, trombone, tuba, dsb.

Ukuran brasswind berbeda-beda. Ada yang imut seukuran botol bir, ada yang bongsor segede badan ular anaconda, mewakili aneka wilayah nada, mulai dari sopran, alto, tenor, atau bas. Supaya ringkas, mereka ditekuk-tekuk dan digelung-gelung. Model tekukan dan gelungannya bervariasi, ada trompet yang ditekuk mirip klip penjepit kertas memo, ada yang dibuat serupa peniti, ada juga yang dimodel spiral persis obat nyamuk bakar.

Bunyinya? Lantang dan keras! Satu trompet mampu berteriak sekuat tenaga 6 watt sehingga pantas kalau lantas dipilih untuk mengisi formasi musik lapangan seperti marching band. Rame dah! Gaya memainkannya pun beraneka macam. Ada yang dipeluk, dikalungkan, atau cukup ditenteng saja.

Tidak cuma jago di lapangan, trompet juga jago main di pergelaran musik kamar. Kita dapat menyaksikan aksinya, mendengar suaranya yang kadang mendesah, kadang menyalak, di sela bunyi alat musik gesek, alat musik petik, perkusi, dan alat musik lainnya.

Brasswind biasa pula hadir di panggung hiburan musik tanjidor, di panggung musik jazz, atau tampil mengiringi musik dansa hura-hura, mengiringi kirab prajurit kraton, mengiringi upacara pengibaran bendera, mengiringi pertunjukan sirkus, memusiki film kartun macam Tom & Jerry. Di jalur musik jazz, nama beken peniup trompet kaliber dunia seperti Louis Armstrong atau Mile Davis sudah tak asing lagi di telinga penyuka musik itu.

One response to “Main Trompet Asyik-Asyik Aja

  1. keren! saya suka suara brass

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s